Babak Baru

posted in: Sermon | 0

Kisah 2:29-36 | Pdt. Erick Kartawijaya

29 “Brothers, I may say to you with confidence about the patriarch David that he both died and was buried, and his tomb is with us to this day. 30 Being therefore a prophet, and knowing that God had sworn with an oath to him that he would set one of his descendants on his throne, 31 he foresaw and spoke about the resurrection of the Christ, that he was not abandoned to Hades, nor did his flesh see corruption. 32 This Jesus God raised up, and of that we all are witnesses. 33 Being therefore exalted at the right hand of God, and having received from the Father the promise of the Holy Spirit, he has poured out this that you yourselves are seeing and hearing. 34 For David did not ascend into the heavens, but he himself says,

  “‘The Lord said to my Lord,
  “Sit at my right hand,
35     until I make your enemies your footstool.”’

36 Let all the house of Israel therefore know for certain that God has made him both Lord and Christ, this Jesus whom you crucified.”

Kelahiran Yesus dirayakan, kematian dan kebangkitanNya juga dirayakan, tetapi kenaikanNya ke sorga sering kurang mendapat perhatian. Padahal kenaikanNya ke sorga itu meresmikan dimulainya suatu babak baru dalam karya keselamatan Allah. Apa yang dimaksud dengan babak baru?

1. Salvation accomplished (2:34)
Yesus kembali ke sorga, karena misiNya sebagai korban keselamatan telah selesai digenapiNya (Yohanes 17:4). KenaikanNya ke sorga menyatakan bahwa Allah berkenan; meski Dia ditolak dan disalibkan manusia. Saat ini Tuhan Yesus tidak lagi hadir secara jasmani di tengah umatNya, tetapi Dia hadir melalui Roh kudus yang diutusNya.

2. Victory at hand (2:35)
Yesus duduk di sebelah kanan Allah, bukan hanya duduk dan tak melakukan apa-apa, karena sudah selesai tugas. Tetapi justru menyatakan bahwa Dia diberi kuasa dan kemuliaan milikNya semula dan sebagai Mesias. Saat ini Tuhan Yesus memulai tugas baruNya, sebagai Imam besar, Pembela dan Juru Syafaat kita umatNya. Dia telah menang atas musuh musuhNya dan sekarang Dia menunggu saat akhir tiba, saat menghukum musuh-musuhNya dan menganugerahkan keselamatan bagi umatNya (Ibrani 9:24,28).

3. Glorification in completion (2:36)
Keselamatan Yesus harus diberitakan dan di-aplikasikan kepada setiap umat pilihanNya. Saat ini Roh kudus yang diutus Yesus, berkuasa mengubah hati dan membuka mata rohani mereka. Setiap orang percaya juga diutusNya untuk memberitakan kepada orang percaya yang belum percaya, agar mereka tahu dan dapat menerima keselamatan itu (Roma 8:30); sehingga mereka akan memuliakan Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat mereka (Wahyu 7:9-10).

Ringkasan kotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 16 Mei 2021