Why Suffer?

posted in: Sermon | 0

Markus 10:28-31 | Pdt. Paulus Surya

28 Peter began to say to him, “See, we have left everything and followed you.” 29 Jesus said, “Truly, I say to you, there is no one who has left house or brothers or sisters or mother or father or children or lands, for my sake and for the gospel, 30 who will not receive a hundredfold now in this time, houses and brothers and sisters and mothers and children and lands, with persecutions, and in the age to come eternal life. 31 But many who are first will be last, and the last first.”

Markus 10:28-31 ini pada dasarnya mengajarkan bahwa jika kita hidup mengutamakan Tuhan, maka berkat-berkat Tuhan, termasuk penderitaan, akan menyertai kita. Pertanyaan yang penting untuk direnungkan adalah “mengapa penganiayaan, yang mencakup berbagai penderitaan (lihat juga Filipi 1:29), termasuk dalam daftar berkat-berkat Tuhan?”

The best is yet to come
Dalam ayat 29-30, Tuhan Yesus menegaskan bahwa orang yang hidup mengutamakan Yesus / Injil, di masa sekarang akan mendapatkan berkat seratus kali lipat. Ini bukan dalam arti hurufiah, tetapi menunjuk pada berkat Tuhan yang melimpah khususnya dalam hal kehidupan dengan saudara-saudara seiman. Namun di tengah berkat Tuhan ini, Ia mengingatkan adanya penderitaan. Jadi ini menekankan bahwa yang terbaik masih akan datang, bukan di dunia ini.

Marks of true believers
Alkitab banyak mencatat tentang tanda-tanda orang percaya sejati, yaitu: mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, suka membaca dan merenungkan Firman Tuhan, suka berdoa dan melayani, dsb. Di samping tanda-tanda ini ada satu tanda lagi yang penting, yang dicatat dalam Markus 10:30, yaitu mengalami penganiayaan atau penderitaan kerena hidup mengutamakan Tuhan (lihat juga Matius 5:11-12).

Purifying
Penderitaan menjadi ujian yang memurnikan orang yang percaya kepada Tuhan (lihat juga Roma 5:3-5; Yakobus 1:2-4). Sebagai orang percaya, kita perlu memberi respon yang benar terhadap penderitaan karena, “Banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.” (Markus 10:31). Penderitaan hidup di sini bisa juga mencakup berbagai penderitaan hidup yang umum terjadi dalam kehidupan manusia. Mari kita bersandar pada Tuhan Yesus yang sudah menang atas semua ini.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 29 November 2020