Register | Forgot your password? |    
Jumlah pengunjung: 25928  

Sermon

« Go back to previous page

THE PURSUIT OF HAPPINESS

Pengkotbah 2:12-26

|

Pdt. Paulus Surya


Dunia menawarkan kebahagiaan sejati bisa didapatkan melalui wealthiness, pleasure dan knowledge/wisdom. Salomo telah memiliki ketga-tiganya, tetapi dia menyimpulkan bahwa semua itu sia-sia/kosong dan tidak berarti. Dalam Pengkotbah 2:12-23, Pengkotbah menekankan kembali kesia-siaan dari hikmat dan harta kekayaan. Kedua-duanya menjadi sia-sia karena orang berhikmat maupun orang yang memiliki harta akan mati.
Jadi kalau semua hal itu tidak dapat membawa kebahagiaan sejati, lalu apa yang bisa mendatangkan kebahagiaan sejati? Pengkotbah memberi jawab untuk pertanyaan ini di Pengkotbah 2:12-26. Bagian ini pada intinya mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati hanya bisa kita nikmati jika kita hidup di dalam anugrah Allah. Bagaimana hidup dalam anugrah Allah itu?
Menikmati berkat-berkat Tuhan saat ini dengan ucapan syukur (ayat 24-25)
Pengkotbah menekankan bahwa kebahagiaan hidup sejati bisa kita nikmati saat ini waktu kita makan, minum dan bersenang-senang dalam jerih payah kita. Karena semua ini adalah anugrah Tuhan bagi kita. Apakah kita bisa mensyukuri berkat-berkat Tuhan yang ada pada kita saat ini? Ditengah-tengah kesulitan hidup kita, pasti ada berkat-berkat Tuhan yang dapat kita temui. Saat kita mensyukuri berkat-berkat tersebut, itulah kebahagiaan yang Tuhan sediakan bagi kita.
Hidup menyenangkan Tuhan (ayat 26)
Orang dunia mengajarkan bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan, kita harus mengejar kebahagiaan. Alkitab mengajarkan bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan, kita harus mengejar hidup yang menyenangkan bagi Tuhan. Mengapa? Karena kebahagiaan adalah anugrah Tuhan bagi orang-orang yang hidup menyenangkan Dia. Apakah kita orang yang hidup berkenan kepada Tuhan? Ibrani 11:6 mengatakan, “Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan pada Allah.”
Seorang bisa mengucap syukur dalam menikmati berkat-berkat Tuhan dan bisa hidup menyenangkan Tuhan, adalah anugrah Allah. Anugrah Allah ini disediakan bagi setiap kita. Maukah kita hidup dalam anugrahNya?

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, Minggu, 27 Februari 2011

Lihat Arsip Warta Jemaat Pokok-Pokok Doa

SEARCH FOR SERMON


Copyright © 2014 www.indowpcbc.org