Saved For A Purpose

posted in: Sermon | 0

Efesus 2:10 | Pdt. Paulus Surya

10 For we are his workmanship, created in Christ Jesus for good works, which God prepared beforehand, that we should walk in them.

Keselamatan adalah anugerah Allah yang hanya dapat kita terima melalui iman kepada Tuhan Yesus. Bagian ini
mengajarkan bahwa kita diselamatkan untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik yang memuliakan Allah. Dalam
surat Efesus, perbuatan baik dihubungkan dengan melayani Tuhan, menjauhi dosa, dan taat pada FirmanNya (Efesus 4:12, 28). Apa saja alasan yang benar untuk berbuat baik?

Karena kita adalah karya agung milik Allah
Istilah “kita ini buatan Allah” menunjuk pada kita yang dimiliki oleh Allah. Orang Kristen pada dasarnya adalah orang yang dimiliki Allah 2 kali. Pertama, saat kita diciptakan. Kedua, saat kita ditebus dari perbudakan dosa. Sebagai orang yang dimiliki Allah, sudah seharusnya kita menjauhi dosa dan hidup menjadi berkat bagi orang lain dengan perbuatan baik yang dapat kita lakukan di keluarga, gereja, dan masyarakat.

Karena kita adalah ciptaan baru dalam Kristus
Efesus 2:1-3 mencatat keberadaan kita sebagai orang berdosa yang mati rohani, diperbudak dosa, dan berada di bawah murka Allah. Namun dalam Kristus kita dibangkitkan, diberi kuasa untuk hidup sebagai anak-anak Allah, dan dilepaskan dari murka Allah. Sebagai ciptaan baru, kita memiliki selera hidup yang baru untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang memuliakan Allah.

Karena perbuatan baik kita ada dalam rencana kekal Allah
Allah telah mempersiapkan pekerjaan-pekerjaan baik bagi kita sejak dunia belum diciptakan. Memang perbuatan baik hanya mungkin kita lakukan setelah kita diselamatkan, tapi perbuatan baik itu sudah direncanakan Allah sejak kekekalan. Kebaikan Allah yang sudah dilakukan bagi kita sejak kekekalan ini, sudah seharusnya memotivasi kita untuk berlaku benar. Kita perlu mengingatkan diri kita tentang kebenaran-kebenaran ini sehingga kita dapat hidup sesuai tujuan kita diselamatkan.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 17 Maret 2024