A Coincidence

posted in: Sermon | 0

Rut 2:1-3, 20 & 4:1, 17 | Pdt. Paulus Surya

Ruth Meets Boaz (Listen)

Now Naomi had a relative of her husband’s, a worthy man of the clan of Elimelech, whose name was Boaz. And Ruth the Moabite said to Naomi, “Let me go to the field and glean among the ears of grain after him in whose sight I shall find favor.” And she said to her, “Go, my daughter.” So she set out and went and gleaned in the field after the reapers, and she happened to come to the part of the field belonging to Boaz, who was of the clan of Elimelech.

20 And Naomi said to her daughter-in-law, “May he be blessed by the LORD, whose kindness has not forsaken the living or the dead!” Naomi also said to her, “The man is a close relative of ours, one of our redeemers.”

Boaz Redeems Ruth (Listen)

Now Boaz had gone up to the gate and sat down there. And behold, the redeemer, of whom Boaz had spoken, came by. So Boaz said, “Turn aside, friend; sit down here.” And he turned aside and sat down.

Dari kitab Rut kita dapat melihat satu kebenaran yang sangat penting, yaitu TUHAN berkarya di balik berbagai peristiwa yang tampaknya kebetulan dalam hidup orang percaya. Apa saja karya TUHAN tersebut?

Menyatakan pernyataanNya yang tidak berubah
“Pergilah ia (Rut), lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas.” (2:3). Saat itu, Rut dan Naomi ada dalam situasi miskin. Namun Tuhan tetap menyatakan penyertaanNya. Di tengah banyaknya ladang saat itu, Tuhan memimpin Rut untuk sampai di ladang Boas yang dikemudian hari menjadi suaminya.

Berbicara secara pribadi
Tuhan berbicara secara pribai kepada Naomi dan Rut melalui peristiwa Rut berada di ladang Boas dan menerima kebaikan Boas. Mereka percaya bahwa Tuhan mengaruniakan kasih setiaNya kepada keluarga Elimelek, baik yang masih hidup maupun yang telah mati (2:20). Hal-hal “kebetulan” yang terjadi dalam hidup kita, kita perlu memahami pesan Tuhan secara pribadi kepada kita (yang tidak mungkin bertentangan dengan Firman Tuhan).

Mendatangkan kebaikan
Istilah “kebetulan” muncul kedua kalinya di Rut 4:1. Di sini Tuhan bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi relasi Boas dan Rut sehingga mereka bisa menikah. Dan dari pernikahan mereka, lahirlah seorang yang bernama Obed, yang adalah ayah Isai, yang adalah ayah Daud, yang daripadanya lahirlah Yesus Kristus. Dalam setiap peristiwa yang umat Tuhan alami, Tuhan bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka, yaitu membawa kemuliaan bagi Allah dan membuat Kristus makin dikenal.

“There are no coincidences in our life, only God’s providence.” – Greg Laurie

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 18 Juni 2023