The True Blessings

posted in: Sermon | 0

Amsal 3:16, 1 Raja-raja 3:11-13 | Pdt. Paulus Surya

16   Long life is in her right hand;
    in her left hand are riches and honor.

11 And God said to him, “Because you have asked this, and have not asked for yourself long life or riches or the life of your enemies, but have asked for yourself understanding to discern what is right, 12 behold, I now do according to your word. Behold, I give you a wise and discerning mind, so that none like you has been before you and none like you shall arise after you. 13 I give you also what you have not asked, both riches and honor, so that no other king shall compare with you, all your days.

Amsal 3:16 mencatat, “Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Bagian ini ditulis oleh raja Salomo yang pada saat Tuhan memberi kesempatan untuk meminta kepadaNya, ia memilih hal yang lebih penting, yaitu hikmat Tuhan. Dari sini kita melihat kebenaran penting, yaitu hikmat dari Tuhan adalah berkat yang jauh lebih penting daripada berkat-berkatNya secara umum. Seperti apakah orang yang mementingkan hikmat?

Mementingkan pergaulan dengan Tuhan
Dalam Amsal 3:5-6, kebenaran ini ditekankan, “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri, akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” (lihat juga 1 Raja-raja 3:3a).

Hidup takut akan Tuhan
Amsal 3:7 mencatat, “Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan.” Yang dimaksud dengan takut akan Tuhan adalah menghormati dan menghargai karya keselamatan Allah dalam Yesus (lihat 1 Petrus 1:17-19). Melakukan kebaikan berdasarkan menghargai keselamatan, membedakan kekristenan dengan agama-agama lain termasuk Chinese tradition.

Mampu mengaplikasikan kebenaran Firman dalam hidup sehari-hari
1 Raja-raja 3:16-28 mencatat kisah bagaimana raja Salomo bukan hanya mengetahui kebenaran, tetapi juga dapat
mengaplikasikannya dalam kehidupan praktis. Tuhan Yesus pernah berkata bahwa Salomo orang berhikmat tetapi diriNya jauh lebih berhikmat daripadanya (lihat Lukas 11:31). Hanya dengan bersandar kepadaNya, kita dapat dimampukan untuk hidup mengaplikasian hikmat dalam kehidupan sehari-hari.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 22 Januari 2023