Do Not Love The World

posted in: Sermon | 0

1 Yohanes 2:12-17 | Pdt. Paulus Surya

12   I am writing to you, little children,
    because your sins are forgiven for his name’s sake.
13   I am writing to you, fathers,
    because you know him who is from the beginning.
  I am writing to you, young men,
    because you have overcome the evil one.
  I write to you, children,
    because you know the Father.
14   I write to you, fathers,
    because you know him who is from the beginning.
  I write to you, young men,
    because you are strong,
    and the word of God abides in you,
    and you have overcome the evil one.

Do Not Love the World (Listen)

15 Do not love the world or the things in the world. If anyone loves the world, the love of the Father is not in him. 16 For all that is in the world—the desires of the flesh and the desires of the eyes and pride of life—is not from the Father but is from the world. 17 And the world is passing away along with its desires, but whoever does the will of God abides forever.

Setiap orang percaya Tuhan kehendaki agar jangan mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya, yaitu hal-hal yang bersangkut-paut dengan keinginan daging, keinginan mata & keangkuhan hidup. Apa saja alasan yang diberikan bagian firman Tuhan di sini?

Tidak sesuai dengan keberadaan orang percaya
Ayat 12-14 mencatat tentang orang-orang percaya yang disebut oleh Yohanes sebagai “anak-anak, bapa-bapa & orang-orang muda”. Meskipun ada beberapa penafsiran terhadap istilah-istilah tersebut, namun yang pasti itu menunjuk pada semua lapisan orang percaya. Kita yang telah diampuni, mengenal Allah dan mengalahkan yang jahat, tidak seharusnya hidup bagi dunia yang berdosa ini.

Kasih kepada Allah akan hilang
Ayat 15b mencatat, “Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.” Jika kita
mengasihi hal-hal dunia, hal ini akan menjadi berhala dalam hati kita. Tuhan Yesus pernah mengingakan bahwa, “Tak
seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi
yang lain.” (Matius 6:24)

Dunia ini akan lenyap
Ayat 16-17 mencatat tentang hal-hal yang berhubungan dengan dunia ini sedang lenyap. Hanya orang yang melakukan kehendak Allah yang hidup bernilai kekal. Pada saat kita diperhadapkan pada pilihan yang menyenangkan tapi bersifat sementara bahkan berdosa, dengan yang bernilai kekal, pilihlah yang benar dan bernilai kekal karena ujungnya pasti kesenangan yang sejati.

Bagaimana kita mengatasi kecenderungan hati yang mencintai dunia ini? Dengan bertumbuh mencintai Tuhan Yesus
Juruselamat yang mencintai kita.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 29 Januari 2023