Do Not Sin

posted in: Sermon | 0

1 Yoh 2:1-2 | Pdt. Paulus Surya

Christ Our Advocate (Listen)

My little children, I am writing these things to you so that you may not sin. But if anyone does sin, we have an advocate with the Father, Jesus Christ the righteous. He is the propitiation for our sins, and not for ours only but also for the sins of the whole world.

Tuhan menghendaki setiap orang percaya untuk tidak berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, dalam Yesus ada pengampunan. Apa yang dapat kita pelajari tentang iman Kristen dari kebenaran ini?

Iman Kristen bukan cheap grace
Cheap grace adalah pemahaman yang salah tentang anugerah Allah yang menganggap orang yang telah menerima anugerah boleh hidup dalam dosa. Ayat 1 menekankan bahwa anugerah pengampunan dalam Yesus yang pasti seharusnya membawa kita hidup menjauhi dosa, mentaati perintah-perintahNya dan hidup seperti Kristus. Dalam Kristus bukan hanya terdapat pengampunan, tetapi juga transformasi hidup.

Prinsip pengampunan yang unik
Tatkala orang percaya jatuh dalam dosa, dalam pertobatannya Ia pasti mendapatkan pengampunan dalam Yesus. Yesus adalah perantara, the righteous dan pendamaian bagi dosa kita. Ibrani 10:10 mencatat bahwa penebusan Yesus dilakukan satu kali untuk selamanya. Dalam Kristus dosa kita diampuni, baik dosa masa lalu, dosa masa kini maupun dosa masa depan.

Hidup taat yang berfokus pada inti iman Kristen
Inti iman Kristen berbicara tentang anugerah keselamatan dalam Yesus yang di bagian ini disebut sebagai Perantara (Pembela kita di hadapan Allah), Yang Adil (Kebenaran Kristus yang sempurna diperhitungkan ke umatNya) dan Pendamaian (mati menebus dan menggantikan umatNya).

Allah memandang umatNya dengan “lensa” Yesus yang adalah Tuhan dan Juruselamat kita. Dengan kita terus-menerus memahami lebih dalam kebenaran ini, kita akan dimampukan untuk hidup taat. Martin Luther mengingatkan,
“We need to hear the Gospel everyday, because we forget it everyday.”

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 23 Oktober 2022