Revealing God’s Will

posted in: Sermon | 0

1 Yoh 1:1-4, 2:1, 2:26, 5:13 | Pdt. Paulus Surya

The Word of Life (Listen)

That which was from the beginning, which we have heard, which we have seen with our eyes, which we looked upon and have touched with our hands, concerning the word of life—the life was made manifest, and we have seen it, and testify to it and proclaim to you the eternal life, which was with the Father and was made manifest to us—that which we have seen and heard we proclaim also to you, so that you too may have fellowship with us; and indeed our fellowship is with the Father and with his Son Jesus Christ. And we are writing these things so that our joy may be complete.

Christ Our Advocate (Listen)

My little children, I am writing these things to you so that you may not sin. But if anyone does sin, we have an advocate with the Father, Jesus Christ the righteous.

26 I write these things to you about those who are trying to deceive you.

That You May Know (Listen)

13 I write these things to you who believe in the name of the Son of God, that you may know that you have eternal life.

Tujuan surat 1 Yohanes ditulis, menyingkapkan kehendak Allah tentang bagaimana orang percaya seharusnya hidup. Bagaimana orang percaya seharusnya hidup?

Be joyful
“Dan semuanya ini kutuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.” (1:4). Mengalami persekutuan pribadi dengan Kristus membawa sukacita, tetapi sukacita tersebut akan bertambah besar bila kita membagikannya kepada orang lain sehingga mereka juga dapat mengenal dan memiliki persekutuan dengan Kristus.

Be holy
“Anak-anaku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa.” (2:1). Kita didamaikan dengan
Allah melalui Kristus bukan supaya hidup semau kita, tetapi supaya kita hidup kudus dan tidak berbuat dosa. Meski demikian, jika kita jatuh dalam dosa, Tuhan menghendaki agar kita segera bangkit dan kembali kepadaNya.

Be watchful
1 Yohanes 2:26 mengingatkan tentang para penyesat yang rasul Yohanes sebut sebagai antikristus. Istilah ini menunjuk kepada segala usaha atau kegiatan yang menentang dan membelokkan kita dari diri Yesus yang benar. Saat itu adalah ajaran sesat Gnosticism yang mengajarkan Yesus tidak sungguh-sungguh menjadi manusia.

Be assured
“Semuanya ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu
memiliki hidup yang kekal.” (5:13). Keyakinan keselamatan akan memotivasi kita melakukan perintah Tuhan dengan
hati yang tulus. Juga akan menguatkan kita untuk menghadapi berbagai tantangan dalam hidup ini.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 11 September 2022

Leave a Reply