Berbagian Dalam Pemberitaan Injil

posted in: Sermon | 0

Kol 4:3-6 | Pdt. Paulus Surya

At the same time, pray also for us, that God may open to us a door for the word, to declare the mystery of Christ, on account of which I am in prison—that I may make it clear, which is how I ought to speak.

Walk in wisdom toward outsiders, making the best use of the time. Let your speech always be gracious, seasoned with salt, so that you may know how you ought to answer each person.

Setiap orang yang telah hidup di dalam Yesus seharusnya memberitakan injil sesuai bagian yang Tuhan berikan kepadanya. Apa saja yang bisa dan perlu dilakukan untuk itu?

1. BERDOA UNTUK PEMBERITAAN INJIL (4:3-4)
Paulus mengajak jemaat Kolose untuk berdoa bagi dia dan rekan pemberita injilnya (untuk kami), supaya Allah memberi mereka kesempatan (membuka pintu) untuk menyampaikan berita injil yang mereka usahakan (berbicara, dipenjarakan); juga berdoa agar mereka dapat menyatakan rahasia Kristus, yaitu Allah yang menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Agar setiap yang mendengar memahami dan menjadi percaya (sebagaimana seharusnya). Mari kita berdoa untuk para pemberita injil dan pemberitaan mereka.

2. HIDUP SEBAGAI PEMBERITA INJIL (4:5-6)
Menjalani hidup (walk) dengan tidak sembarangan, tetapi dengan penuh hikmat/bijaksana, terkhusus terhadap orang-orang di luar jemaat. Dengan mempergunakan waktu (kairos) yang Tuhan berikan untuk melakukan pekerjaan baik dan menyampaikan berita injil, serta berkata-kata senantiasa penuh kasih (grace) dan jangan hambar (seasoned with salt). Hendaklah kata-kata kita membangun dan merupakan kasih karunia bagi yang mendengarnya. Sehingga kita tahu bagaimana menjawab (memberi penjelasan) kepada setiap orang yang bertanya atas yang kita perbuat atau katakan. Inilah kesempatan (Kairos) untuk pemberitaan injil.

Ringkasan kotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 10 Juli 2022