Hope in His Resurrection

posted in: Sermon | 0

Yoh 11:25-26 | Pdt. Paulus Surya

25 Jesus said to her, “I am the resurrection and the life. Whoever believes in me, though he die, yet shall he live, 26 and everyone who lives and believes in me shall never die. Do you believe this?”

Berharap kepada Yesus yang adalah kebangkitan dan hidup merupakan sumber kekuatan bagi kita dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan. Masalah kehidupan di sini termasuk kekuatiran masa depan dan penyesalan masa lalu.
Apa saja bentuk berharap kepada Yesus yang adalah kebangkitan dan hidup?

Trust in His Word
Istilah “Percayakah engkau akan hal ini” adalah perkataan Tuhan Yesus kepada Marta. Tuhan Yesus mau supaya Marta dan setiap kita orang percaya untuk percaya kepada FirmanNya. Yesus sebagai kebangkitan dan hidup merupakan jawaban atas misteri kematian Lazarus dan semua manusia. Dalam hidup sehari-hari, bersandar pada FirmanNya juga menjadi jawaban atas berbagai kekuatiran dan penyesalan hidup.

Trust in His Care
Masalah terbesar manusia adalah dosa dan kematian. Yesus sebagai kebangkitan dan hidup datang menjumpai Marta dan Maria yang sedang berduka. Ini menunjukkan kepedulianNya atas mereka dan juga kita umatNya. KepedulianNya
dinyatakan secara puncak melalui kematianNya sendiri dan kebangkitanNya dari kematian.

Trust in His Plan
Pada saat Yesus datang ke Betania, Lazarus sudah meninggal 4 hari. Secara manusia, Ia terlambat. Namun dari sudut pandang Tuhan, Yesus tidak terlambat bahkan Ia berkata, “Jika engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah.” Allah punya rencana atas hidup kita. Bersandarlah kepadaNya karena Yesus adalah penguasa hidup ini yang memiliki rencana sempurna atas kita.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 17 April 2022