Damai Sejahtera Natal

posted in: Sermon | 0

Lukas 2:14 | Pdt. Erick Kartawijaya

14   “Glory to God in the highest,
    and on earth peace among those with whom he is pleased!”

Malaikat Tuhan dan bala tentara sorga menyatakan bahwa kelahiran Kristus membawa damai sejahtera di bumi. Apakah yang dimaksud dengan ‘damai sejahtera’ itu?

1. Peace from God (Damai dari Allah)
‘Kemuliaan bagi Allah’ adalah seruan pujian malaikat dan bala tentara sorga kepada Allah karena kelahiran Kristus itu. Jadi, damai sejahtera yang dimaksud adalah damai dari Allah. Hanya karena rahmat dan belas kasihan Allah, Kristus datang menggenapi janji Allah tentang Raja damai, Juru selamat bagi manusia yang diam dalam naungan dosa dan maut! (Yesaya 9:5-6; Lukas 1:32-33,78-79).

2. Peace with God (Damai dengan Allah)
‘Di bumi’ adalah kontras dari ‘di tempat mahatinggi’. Hal itu menyatakan luarbiasanya kasih karunia Allah bagi manusia berdosa, seteru yang seharusnya dihukumNya. Jadi, damai sejahtera yang dimaksud adalah damai dengan Allah. Kristus adalah Allah yang berkenan lahir di bumi, menjadi manusia. Kristus datang menjadi jalan pendamaian bagi manusia dengan Allah (Lukas 12:51; Roma 5:1,8-11; Kolose 1:19-22).

3. Peace for God’s people (Damai bagi umat Allah)
‘Di antara manusia yang berkenan kepadaNya’ – bukan untuk menyatakan bahwa damai sejahtera adalah upah bagi orang yang hidup berkenan kepadaNya – tetapi itu adalah anugerah dari Allah di dalam Kristus. Manusia berdosa tidak mungkin berkenan kepada Allah Maha Kudus. Hanya karena kasih karuniaNya, Allah berkenan memilih orang-orang yang menjadi umatNya. Jadi, damai sejahtera yang dimaksud adalah damai bagi orang yang dipilih Allah itu. Karena itu janganlah menunda, bila Roh kudus telah membuka pikiran dan hati anda untuk menerima anugerah keselamatan dan pendamaian di dalam Kristus yang kita rayakan kelahiranNya itu (Yohanes 10:15; 15:16; Roma 8:3,30; 1Petrus 2:9-10).

Ringkasan kotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 26 Desember 2021

Leave a Reply