You Shall Not Commit Adultery

posted in: Sermon | 0

Keluaran 20:14 | Pdt Paulus Surya

14 “You shall not commit adultery.

Lust (Listen)

27 “You have heard that it was said, ‘You shall not commit adultery.’ 28 But I say to you that everyone who looks at a woman with lustful intent has already committed adultery with her in his heart. 29 If your right eye causes you to sin, tear it out and throw it away. For it is better that you lose one of your members than that your whole body be thrown into hell. 30 And if your right hand causes you to sin, cut it off and throw it away. For it is better that you lose one of your members than that your whole body go into hell.

Tuhan memerintahkan kita agar jangan berzinah. Yang dimaksud dengan “berzinah” menunjuk kepada semua hubungan seksual di luar pernikahan yang sah. Ini mencakup perselingkuhan orang yang telah menikah, kegiatan seksual yang tidak normal seperti LGBT dan lainnya. Apa yang Yesus ajarkan tentang perintah “jangan berzinah”?

Bukan hanya masalah perbuatan tapi juga hati
“Kamu telah mendengar Firman: jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” (Matius 5:27-28). Istilah “menginginkan” berarti mengingini dengan nafsu. Oleh sebab itu kita perlu menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan (Amsal 4:23).

Seringkali terjadi dimulai dari pandangan mata
Daud jatuh dengan Betsyeba dimulai dari pandangan mata (lihat 2 Samuel 11). Itu sebabnya Ayub bertekad dan berkata, “Aku telah menetapkan syarat bagi mataku, masakan aku
memperhatikan anak dara?” (Ayub 31:1). Di sini termasuk juga panca indera lain kita juga harus menjaganya dengan hati-hati. Kita harus mengingat bahwa tubuh kita telah ditebus oleh Kristus (1 Korintus 6:20).

Dosa yang harus diatasi dengan serius
Matius 5:29-30 mencatat tentang sikap yang serius terhadap dosa perzinahan. Jika perlu, Tuhan Yesus memerintahkan supaya kita mencungkil mata kita atau memenggal tangan kita
demi untuk mengatasi dosa ini. Ini bukan berarti bahwa tindakan kita mengatasi dosa perzinahan yang akan membawa kita masuk surga dan tidak ke neraka; tapi ini berarti bahwa jika
kita benar-benar telah diselamatkan, maka buahnya adalah kita akan benar-benar memiliki kemauan yang serius untuk mengatasi dosa perzinahan.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 10 Oktober 2021