Mengandalkan Yesus Saja

posted in: Sermon | 0

Kolose 2:16-23 | Pdt Erick Kartawijaya

Let No One Disqualify You (Listen)

16 Therefore let no one pass judgment on you in questions of food and drink, or with regard to a festival or a new moon or a Sabbath. 17 These are a shadow of the things to come, but the substance belongs to Christ. 18 Let no one disqualify you, insisting on asceticism and worship of angels, going on in detail about visions, puffed up without reason by his sensuous mind, 19 and not holding fast to the Head, from whom the whole body, nourished and knit together through its joints and ligaments, grows with a growth that is from God.

20 If with Christ you died to the elemental spirits of the world, why, as if you were still alive in the world, do you submit to regulations—21 “Do not handle, Do not taste, Do not touch” 22 (referring to things that all perish as they are used)—according to human precepts and teachings? 23 These have indeed an appearance of wisdom in promoting self-made religion and asceticism and severity to the body, but they are of no value in stopping the indulgence of the flesh.

Karena kita sudah ada di dalam Kristus, Juruselamat dan Tuhan yang sejati, jangan lagi kita mengandalkan yang lain. Apa saja yang dimaksud dengan “andalan lain” itu?

1. Mengandalkan bayangan Kristus (2:16-17)
Paulus mengingatkan agar kita jangan mengandalkan keselamatan, kekudusan dan kebenaran pada ketaatan diri mengikuti peraturan makanan, minuman, hari raya, bulan baru, atau hari Sabat seperti yang diajarkan dalam agama Yahudi. Semua itu hanyalah bayangan atau tanda yang menunjuk dan telah digenapi Yesus, pokok keselamatan dan kekudusan kita
yang sejati. (Matius 5:17; Ibrani 10:1,10)

2. Mengandalkan roh-roh dunia (2:18-20)
Paulus juga mengingatkan agar kita jangan meninggalkan kemenangan kita di dalam Yesus, karena mengandalkan atau mengikuti ajaran dari orang yang pura-pura berkanjang pada
penglihatan-penglihatan, pada malaikat atau roh dunia, untuk membesarkan diri mereka, tetapi tidak menurut Kristus, Kepala kita. (Efesus 4:14-16; Kolose 2:3-8,12-15)

3. Mengandalkan peraturan manusia (2:21-23)
Paulus juga mengingatkan agar kita jangan mengandalkan atau mengikuti perintah dan ajaran (tradisi) manusia, yang hanya berpusat pada hal yang sementara, untuk kepuasan hidup
duniawi; tetapi tidak berguna untuk hidup di kekekalan dan tidak berkenan bagi Allah. (Yesaya 64:6; Kolose 1:9-12) Mari kita mempercayakan dan mengandalkan diri kepada Yesus saja, karya keselamatanNya telah lengkap sempurna untuk hidup kekal dan hidup saat ini.

Ringkasan kotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 17 Oktober 2021