Our Help Is In The Name Of The Lord

posted in: Sermon | 0

Mazmur 124 | Pdt Paulus Surya

Our Help Is in the Name of the Lord (Listen)

A Song of Ascents. Of David.

124   If it had not been the LORD who was on our side—
    let Israel now say—
  if it had not been the LORD who was on our side
    when people rose up against us,
  then they would have swallowed us up alive,
    when their anger was kindled against us;
  then the flood would have swept us away,
    the torrent would have gone over us;
  then over us would have gone
    the raging waters.
  Blessed be the LORD,
    who has not given us
    as prey to their teeth!
  We have escaped like a bird
    from the snare of the fowlers;
  the snare is broken,
    and we have escaped!
  Our help is in the name of the LORD,
    who made heaven and earth.

Mazmur ini pada dasarnya mengingatkan bahwa dalam hidup beribadah kepada TUHAN, kita perlu selalu menyadari bahwa pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN yang menciptakan langit dan bumi. Mengapa dalam beribadah kepada TUHAN kita perlu selalu menyadari bahwa pertolongan kita adalah dalam namaNya?

Kita ada dalam serangan musuh
Mazmur 124 ini merupakan nyaniah ziarah (ayat 1). Bangsa Israel berziarah ke Israel seringkali melewati daerah berbahaya di mana ada binatang buas dan perampokan. Secara rohani, kita juga selalu ada dalam serangan iblis (lihat 1 Petrus 5:8 & Efesus 6:11-12). Oleh sebab itu, kita harus selalu mengingat pertolongan Tuhan yang tersedia bagi kita.

Tanpa pertolongan Tuhan kita tidak berdaya
“Jikalau bukan Tuhan yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita, maka mereka telah menelan kita hidup-hidup.” (lihat ayat 2-5). Di ayat 6-7, pemazmur memuji TUHAN yang telah menolongnya. Bagi umat Israel, pertolongan Tuhan terbesar adalah membebaskan dari perbudakan di Mesir. Ini merefleksikan pembebasan Tuhan bagi kita dari perbudakan dosa. Hanya pertolonganNya yang memampukan kita untuk mengalami semua ini.

PertolonganNya bersifat terus-menerus
“Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” (ayat 8). Kebanyakan terjemahan bahasa Inggris menerjemahkan, “our help is in the name of the
Lord”. Ini menunjukkan bahwa TUHAN menolong umatNya secara terus-menerus. Ia tidak pernah meninggalkan kita dan selalu memegang kita. Hal ini sesuai dengan nama Tuhan
yang disebut di Keluaran 3:14 sebagai “I am who I am” (lihat Yohanes 8:58).

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 24 Oktober 2021