Do Not Worship Idols

posted in: Sermon | 0

Keluaran 20:4-6 | Pdt Paulus Surya

“You shall not make for yourself a carved image, or any likeness of anything that is in heaven above, or that is in the earth beneath, or that is in the water under the earth. You shall not bow down to them or serve them, for I the LORD your God am a jealous God, visiting the iniquity of the fathers on the children to the third and the fourth generation of those who hate me, but showing steadfast love to thousands of those who love me and keep my commandments.

“Son of man, these men have taken their idols into their hearts, and set the stumbling block of their iniquity before their faces. Should I indeed let myself be consulted by them?

Bagian ini mengajarkan bahwa TUHAN adalah Allah yang cemburu, yang melarang umatNya menyembah berhala. Cemburu di sini adalah menuntut yang memang menjadi hak atau milikNya. Berbeda dengan iri hati yang menuntut yang bukan menjadi haknya. Apa saja yang termasuk sebagai dosa menyembah berhala?

Menyembah patung atau sesuatu buatan manusia
Keluaran 20:4-5a bukan melarang semua karya seni atau patung-patung yang dihasilkan oleh para pemahat, serta gambar-gambar termasuk hiasan salib. Yang dilarang di sini adalah menyembah hal-hal tersebut. Termasuk yang dilarang di sini adalah penggunaan benda-benda tertentu yang dianggap memiliki nilai magis, misalnya menganggap roti dan anggur perjamuan kudus memiliki nilai magis, minyak urapan, dsb.

Menyembah TUHAN melalui menyembah patung atau sesuatu buatan manusia
Dalam Keluaran 32:4, bangsa Israel jatuh ke dalam kesalahan ini. Yaitu tetap menyembah Allah Yahweh tetapi melalui patung lembu emas. Saat ini kesalahan seperti ini termasuk orang yang mau menyembah Tuhan Yesus melalui patung Maria, orang-orang yang dianggap kudus, salib, dsb.

Menyembah berhala-berhala dalam hati
Yehezkiel 14:3 menekankan bahayanya menjunjung berhalaberhala dalam hati, yaitu hal-hal yang kita kejar yang menjadi sumber kepuasan kita selain dari Tuhan sendiri. Ada 4
berhala utama dalam hidup kita (root idols), yaitu kuasa (power), pengakuan orang lain (approval), kenyamanan diri (comfort) dan kontrol atas hidup kita (control). Bagaimana kita mengatasi berhala-berhala dalam hati ini? Jika kita tidak menempatkan Yesus sebagai Tuhan atas hidup kita, maka berhala-berhala akan menempatinya.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 22 Agustus 2021