Ia Peduli Dengan Masalahmu

posted in: Sermon | 0

Keluaran 17:1-7 | Pdt. Paulus Surya

Water from the Rock (Listen)

17 All the congregation of the people of Israel moved on from the wilderness of Sin by stages, according to the commandment of the LORD, and camped at Rephidim, but there was no water for the people to drink. Therefore the people quarreled with Moses and said, “Give us water to drink.” And Moses said to them, “Why do you quarrel with me? Why do you test the LORD?” But the people thirsted there for water, and the people grumbled against Moses and said, “Why did you bring us up out of Egypt, to kill us and our children and our livestock with thirst?” So Moses cried to the LORD, “What shall I do with this people? They are almost ready to stone me.” And the LORD said to Moses, “Pass on before the people, taking with you some of the elders of Israel, and take in your hand the staff with which you struck the Nile, and go. Behold, I will stand before you there on the rock at Horeb, and you shall strike the rock, and water shall come out of it, and the people will drink.” And Moses did so, in the sight of the elders of Israel. And he called the name of the place Massah and Meribah, because of the quarreling of the people of Israel, and because they tested the LORD by saying, “Is the LORD among us or not?”

Now these things took place as examples for us, that we might not desire evil as they did.

Ada sebuah kalimat yang berbunyi, “Why worry with Delta, when you have the Alpha & Omega?” Ini adalah ajakan untuk kita percaya kepada Yesus, sang Alpha & Omega, sehingga tidak kuatir dengan pandemi/masalah kehidupan ini. Keluaran 17:1-7 mengajarkan bahwa TUHAN adalah Allah yang peduli dengan penderitaan dan dosa umatNya. Bagaimana kepedulian TUHAN terhadap umatNya yang terlihat jelas di sini?

Terkadang Ia menuntun umatNya ke situasi yang sulit untuk menguji mereka
Bangsa Israel berkemah di tempat yang tidak ada air minum adalah “sesuai dengan titah Tuhan” (ayat 1). Tuhan menuntun mereka ke tempat itu agar mereka belajar percaya kepada Tuhan yang akan menyediakan kebutuhan mereka. Namun mereka malah bersungut-sungut. Padahal sebenarnya dalam setiap kesulitan, pasti ada anugerah Tuhan di dalamnya.

Memberi jalan keluar dengan murah hati
Ayat 2-6 mencatat bahwa bangsa Israel yang telah dipimpin dan diberkati Tuhan ternyata saat menghadapi kesulitan, mereka menyalahkan Musa dan mempertanyakan Tuhan. Namun di tengah keberdosaan mereka, Tuhan memberi jalan keluar melalui memerintahkan Musa untuk memukul gunung batu. Gunung batu yang dipukul Musa menggambarkan diri Yesus Kristus yang menanggung hukuman yang seharusnya ditimpakan pada kita orang berdosa (lihat 1 Korintus 10:6).

Memperingatkan umatNya agar belajar dari sejarah
Ayat 7 mencatat keberdosaan umat Israel supaya umat Tuhan belajar dari sejarah kesalahan mereka. Hal ini dicatat juga oleh rasul Paulus dalam 1 Korintus 10:6, yaitu supaya kita orang percaya jangan mengulangi kesalahan yang sama dengan bangsa Israel. Kita perlu belajar dari sejarah.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 1 Agustus 2021