God’s Blessings

posted in: Sermon | 0

Keluaran 2:1-10 | Pdt. Paulus Surya

The Birth of Moses (Listen)

Now a man from the house of Levi went and took as his wife a Levite woman. The woman conceived and bore a son, and when she saw that he was a fine child, she hid him three months. When she could hide him no longer, she took for him a basket made of bulrushes and daubed it with bitumen and pitch. She put the child in it and placed it among the reeds by the river bank. And his sister stood at a distance to know what would be done to him. Now the daughter of Pharaoh came down to bathe at the river, while her young women walked beside the river. She saw the basket among the reeds and sent her servant woman, and she took it. When she opened it, she saw the child, and behold, the baby was crying. She took pity on him and said, “This is one of the Hebrews’ children.” Then his sister said to Pharaoh’s daughter, “Shall I go and call you a nurse from the Hebrew women to nurse the child for you?” And Pharaoh’s daughter said to her, “Go.” So the girl went and called the child’s mother. And Pharaoh’s daughter said to her, “Take this child away and nurse him for me, and I will give you your wages.” So the woman took the child and nursed him. 10 When the child grew older, she brought him to Pharaoh’s daughter, and he became her son. She named him Moses, “Because,” she said, “I drew him out of the water.”

23 By faith Moses, when he was born, was hidden for three months by his parents, because they saw that the child was beautiful, and they were not afraid of the king’s edict.

Bagian ini pada dasarnya mengajarkan bahwa Tuhan memberkati secara ajaib orang-orang yang bersandar padaNya dalam mengatasi persoalan hidup ini. Tuhan memberkati orang
tua Musa yang dengan iman bersandar kepadaNya dalam menyelamatkan Musa dari ancaman pembunuhan. Apa saja bentuk berkat Tuhan yang ajaib tersebut?

Working for the good
Tuhan memberkati kita yang bersandar kepadaNya dengan memakai kejadian-kejadian yang sepertinya kebetulan untuk membawa kebaikan bagi kita. Tuhan membuat bayi Musa bisa
bertemu dengan putri Firaun. Tuhan membuat putri Firaun berbelas kasihan dan mau untuk membesarkan Musa melalui ibu Musa sendiri yang menyusuinya. Tuhan bekerja untuk kebaikan orang-orang yang bersandar kepadaNya.

Leading into His plan
Kejadian 15:13-16 mencatat nubuat tentang perbudakan bangsa Israel di Mesir dan keluarnya mereka dari Mesir pada keturunan yang ke empat. Dari Keluaran 6:13-19, kita bisa tahu bahwa Musa adalah keturunan ke empat dari suku Lewi yang tinggal di Mesir, yang Tuhan persiapkan untuk memimpin umat Israel keluar dari Mesir. Jadi apa yang dilakukan orang tua Musa berdasarkan iman merupakan berkat Tuhan yang membuat mereka berbagian dalam rencanaNya yang sempurna.

Using as His noble instruments
Allah dapat memakai setiap orang menjadi alatNya, baik yang percaya maupun yang tidak percaya kepadaNya. Orang tua Musa, kakak perempuan Musa, putri Firaun dan dayang dayangnya adalah alat yang dipakai Tuhan untuk menyelamatkan dan memelihara hidup Musa. Meski demikian, hanya orang yang berlaku benar berdasarkan imanNya kepada Kristus yang Tuhan pakai sebagai alatNya yang mulia.

Mari kita mengerjakan perbuatan-perbuatan baik berdasarkan iman kepada Kristus dan kebersandaran kita kepadaNya.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 7 Februari 2021

Leave a Reply