The Ruler From Bethlehem

posted in: Sermon | 0

Mikha 5:1-4 | Bpk. Efendi Namdin

The Ruler to Be Born in Bethlehem (Listen)

  Now muster your troops, O daughter of troops;
    siege is laid against us;
  with a rod they strike the judge of Israel
    on the cheek.
  But you, O Bethlehem Ephrathah,
    who are too little to be among the clans of Judah,
  from you shall come forth for me
    one who is to be ruler in Israel,
  whose coming forth is from of old,
    from ancient days.
  Therefore he shall give them up until the time
    when she who is in labor has given birth;
  then the rest of his brothers shall return
    to the people of Israel.
  And he shall stand and shepherd his flock in the strength of the LORD,
    in the majesty of the name of the LORD his God.
  And they shall dwell secure, for now he shall be great
    to the ends of the earth.

Mikha 5:1-4a mengajarkan bahwa bayi yang dinubuatkan lahir di Bethlehem akan menjadi pemimpin umat Allah. Kita tahu bahwa Yesus lahir di Bethlehem (Matius 2:4-6), tetapi apakah Yesus memenuhi semua nubuatan tentang bayi ini?

Mari kita lihat apa saja yang dilakukan oleh pemimpin yang lahir di Bethlehem ini:

Mempersatukan
Mikha 5:2b berkata “lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel.” Kata “kembali” di sini menunjukkan bahwa tadinya ada perpecahan di antara bangsa Israel (1 Raja 12:16-17). Kita bisa melihat bahwa Yesus Kristus memenuhi nubuatan ini dengan mempersatukan semua orang yang percaya kepadaNya. Dia menyebut kita semua saudara dan saudariNya (Ibrani 2:11) dan kita menjadi satu keluarga Allah.

Menggembalakan
Mikha 5:3a “Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya.” Pemimpin pada saat itu menggembalakan rakyat mereka dengan bersandarkan kekuatan duniawi; dan mereka mementingkan kepentingan sendiri. Korupsi dan kekerasan terjadi di mana-mana, baik itu di masyarakat atau oleh para Imam (Mikha 3:11; 6:10-11; 7:1-4a). Yesus adalah gembala yang sangat berbeda dengan pemimpin Israel. Yesus berkata bahwa Ia adalah gembala yang baik dan mengenal BapaNya (Yohanes 10:14-15). Hanya Yesus-lah Gembala Agung kita!

Memberikan Hidup Damai
Mikha 5:3b-4a “mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi, dan dia menjadi damai sejahtera.” Tentunya pemimpin pada saat itu tidak memberikan kedamaian dari musuh mereka; bahkan rakyat ditindas dan hidup dalam ketakutan (Mikha 2:1-9; 3:1-10). Di lain pihak, Yesus adalah pemimpin yang dapat memberikan hidup damai yang sempurna bagi umatNya. Di Yohanes 16:33, Yesus berkata “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Mari kita menjadikan Yesus pemimpin didalam kehidupan kita sehingga kita dapat memperoleh damai sejahtera di dalamNya.

Dari penguraian di atas kita dapat melihat bahwa Tuhan Yesus adalah pemenuhan semua nubuat-nubuat yang ditulis di Mikha 5:1-4a. Menakjubkan!

Ringkasan kotbah Bpk. Efendi Namdin, 13 Desember 2020