Allah telah memberitahu

posted in: Sermon | 0

Kejadian 41:25-36 | Pdt. Erick Kartawijaya

25 Then Joseph said to Pharaoh, “The dreams of Pharaoh are one; God has revealed to Pharaoh what he is about to do. 26 The seven good cows are seven years, and the seven good ears are seven years; the dreams are one. 27 The seven lean and ugly cows that came up after them are seven years, and the seven empty ears blighted by the east wind are also seven years of famine. 28 It is as I told Pharaoh; God has shown to Pharaoh what he is about to do. 29 There will come seven years of great plenty throughout all the land of Egypt, 30 but after them there will arise seven years of famine, and all the plenty will be forgotten in the land of Egypt. The famine will consume the land, 31 and the plenty will be unknown in the land by reason of the famine that will follow, for it will be very severe. 32 And the doubling of Pharaoh’s dream means that the thing is fixed by God, and God will shortly bring it about. 33 Now therefore let Pharaoh select a discerning and wise man, and set him over the land of Egypt. 34 Let Pharaoh proceed to appoint overseers over the land and take one-fifth of the produce of the land of Egypt during the seven plentiful years. 35 And let them gather all the food of these good years that are coming and store up grain under the authority of Pharaoh for food in the cities, and let them keep it. 36 That food shall be a reserve for the land against the seven years of famine that are to occur in the land of Egypt, so that the land may not perish through the famine.”

Kita perlu memberi respon yang benar terhadap Firman Allah, agar kita tidak binasa. Apa saja respon yang benar itu?

1. Mendengar FirmanNya [41:25-27]
Allah telah memberitahu Firaun tentang apa yang hendak dilakukanNya melalui dua mimpi (41:25), supaya bangsa Mesir tidak binasa saat tujuh tahun kelaparan menimpa (41:16,36). Allah telah memberitahu kita berulang kali melalui firmanNya (Ibrani 1:1-2; 2:3), tentang anugerah keselamatan-Nya di dalam Yesus, agar kita tidak binasa saat hukuman murkaNya atas dosa datang menimpa (Yohanes 3:36).

2. Memahami FirmanNya [41:28-31]
Firaun peduli dan berusaha mencari tahu makna mimpinya, tetapi dia menjadi gelisah karena tidak bisa memahaminya (41:8). Yusuf menegaskan bahwa dia juga tidak dapat, hanya Allah yang dapat memperlihatkan dan menjelaskan makna mimpi itu (41:16,28). Allah mengaruniakan Roh kudus dan hamba-hambaNya untuk mengajarkan dan menjelaskan FirmanNya, sehingga kita dapat memahami pesan firmanNya (Yohanes 14:26; Efesus 4:11).

3. Melakukan FirmanNya [41:32-36]
Yusuf juga menyampaikan bahwa Allah telah menetapkan dan akan segera melakukannya (41:32). Firaun didorong untuk segera menindak lanjuti pesanNya itu, yaitu: dengan memberi kuasa kepada orang yang berakal budi dan bijaksana (41:33), yang tahu dan sanggup untuk mengatur kehidupan bangsa Mesir. Bahkan Firaun diberitahu secara cukup rinci tentang apa yang perlu dilakukan. Kita diingatkan bahwa Allah telah menetapkan hari akhir, karena semua telah digenapi di dalam Yesus. Kita perlu segera menindak lanjuti pesan FirmanNya itu, yaitu dengan percaya dan menyerahkan diri kepada Yesus, yang sanggup memimpin dan memelihara hidup kita sampai pada kesudahannya (Yohanes 14:6; Filipi 1:6).

Allah telah berfirman memberitahu kita tentang anugerah keselamatanNya yang telah dinyatakan dan digenapi di dalam Yesus. Sudahkah kita memberi respon yang benar atas firmanNya itu?

Ringkasan kotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 27 September 2020