Repent & Believe In The Gospel

posted in: Sermon | 0

Markus 1:14-15 | Pdt. Paulus Surya

Jesus Begins His Ministry (Listen)

14 Now after John was arrested, Jesus came into Galilee, proclaiming the gospel of God, 15 and saying, “The time is fulfilled, and the kingdom of God is at hand; repent and believe in the gospel.”

Bagian ini intinya mengajarkan bahwa karena waktunya sudah genap, yaitu Yesus telah datang ke dunia menjadi Raja atas kerajaan Allah, maka Ia menghendaki umat manusia untuk bertobat dan percaya kepada Injil. Bertobat dan percaya kepada Injil merupakan bentuk kita berjaga-jaga di zaman akhir ini. Mengapa hal ini sangat penting?

Karena ini syarat mutlak masuk kerajaan Allah
Bertobat dan percaya kepada Injil adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Jika seorang bertobat meninggalkan dosa, namun tidak datang pada Yesus, ini bukan pertobatan sejati. Sebaliknya jika seorang mengaku percaya Yesus tetapi tidak bertobat dari dosa-dosanya, inipun bukan percaya yang sejati. Mari kita instropeksi diri apakah kita sudah sungguh-sungguh bertobat dan percaya kepada Injil.

Karena ini ciri khas dari warga kerajaan Allah
Kata “bertobatlah” dan “percayalah” adalah kata kerja yang berbentuk present tense. Ini bisa berarti seorang yang telah percaya tetap perlu dalam hidupnya untuk bertobat (mengatasi dosa-dosanya) dan bersandar pada Injil Kristus untuk dapat hidup berkemenangan atas dosa. Dalam situasi pandemic virus corona di dunia ini, mari kita mengevaluasi diri kita supaya kita lebih serius mengatasi dosa-dosa kita dengan bersandar pada Injil Kristus.

Karena ini merupakan inti berita dari Alkitab
Berita tentang pertobatan dan percaya kepada Injil Kristus adalah inti berita yang Tuhan Yesus beritakan dari mula pelayananNya sampai sebelum Ia naik ke sorga. Rasul Paulus juga pada dasarnya memberitakan tentang hal ini (lihat Kisah 20:21). Berita ini juga merupakan inti berita dari seluruh Alkitab (lihat Lukas 24:44-47). Di tengah berita-berita tentang virus corona yang seringkali kita dengan semangat menyampaikannya kepada orang lain, mari kita lebih semangat lagi memberitakan tentang berita pertobatan dan percaya kepada Injil ini.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 22 Maret 2020