True Happiness

posted in: Sermon | 0

1 Joh 4:20 | Pdt. Paulus Surya

20 If anyone says, “I love God,” and hates his brother, he is a liar; for he who does not love his brother whom he has seen cannot love God whom he has not seen.

18 give thanks in all circumstances; for this is the will of God in Christ Jesus for you.

31 So, whether you eat or drink, or whatever you do, do all to the glory of God.

Apa rahasia kebahagiaan sejati? Banyak orang berpikir bahwa uang/harta, ketenaran dan hiburan/liburan adalah rahasia seseorang bisa memiliki true happiness. Padahal semua ini sebenarnya adalah palsu. Jadi apa rahasia true happiness?

Ada sebuah survey yang dilakukan oleh yayasan sosial yang bukan Kristen selama 75 tahun. Survey ini dilakukan kepada 724 orang dari mereka usia remaja sampai umur 80 keatas. Hasil survey ini mengatakan bahwa rahasia kebahagiaan terletak pada good relationship dengan sesama (pasangan hidup, orang serumah, sanak famili dan teman). Tapi secara Kristen, kita tahu bahwa tanpa Kristus, kebahagiaan di dunia ini pun sia-sia (lihat Matius 16:26). Jadi apa rahasia sesungguhnya untuk mendapatkan true happiness menurut iman Kristen?

Memiliki good relationship dengan Kristus
Relasi yang baik dengan Kristus akan memampukan kita memiliki relasi yang baik dengan sesama kita. Dalam berelasi dengan sesama, seringkali ada gesekan dan perselisihan. Jika kita sudah mengalami pengampunan dalam Kristus, kita akan dimampukan untuk bisa mengampuni sesama (lihat 1 Yohanes 4:20). Juga Matius 5:6 mengajarkan bahwa right living (=hidup benar dalam Tuhan) brings true happiness.

Bersyukur senantiasa
Jika kita hidup dalam pengucapan syukur maka kebahagiaan.akan mengikuti kita. Jadi jangan kita menunggu bahagia baru bersyukur. 1 Tesalonika 5:18 mengajarkan bahwa dalam Kristus kita seharusnya dapat bersyukur dalam segala hal. Dan bersyukur yang paling penting adalah bersyukur karena keselamatan di dalam Kristus yang kita terima.

Memiliki tujuan hidup
Tuhan Yesus adalah Man of sorrow, tapi Ia adalah Pribadi yang paling bahagia (Yohanes 15:11) karena Ia tahu untuk apa hidup di dunia ini. Jika kita tahu dan hidup untuk kemuliaan Tuhan (lihat 1 Kor 10:31), maka kita akan memiliki true happiness.

Apakah saudara telah memiliki true happiness?

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya di outing PK Araluen, 7 September 2019