Fondasi, Buah, Garis Akhir

posted in: Sermon | 0

2 Petrus 1:3-11 | Ev. Josh Van Der Kooij

Confirm Your Calling and Election (Listen)

His divine power has granted to us all things that pertain to life and godliness, through the knowledge of him who called us to his own glory and excellence, by which he has granted to us his precious and very great promises, so that through them you may become partakers of the divine nature, having escaped from the corruption that is in the world because of sinful desire. For this very reason, make every effort to supplement your faith with virtue, and virtue with knowledge, and knowledge with self-control, and self-control with steadfastness, and steadfastness with godliness, and godliness with brotherly affection, and brotherly affection with love. For if these qualities are yours and are increasing, they keep you from being ineffective or unfruitful in the knowledge of our Lord Jesus Christ. For whoever lacks these qualities is so nearsighted that he is blind, having forgotten that he was cleansed from his former sins. 10 Therefore, brothers, be all the more diligent to confirm your calling and election, for if you practice these qualities you will never fall. 11 For in this way there will be richly provided for you an entrance into the eternal kingdom of our Lord and Savior Jesus Christ.

 

Rasul Petrus mengingatkan orang percaya (jemaat yg tersebar di wilayah Romawi) supaya tetap berdiri teguh dalam iman.
Dalam perikop ini, Petrus menjelaskan bahwa kita dapat berdiri teguh dalam iman karena kita telah memiliki fondasi yang kuat, disertai dengan buah iman dan selalu memandang kepada garis akhir.

 

1. The Root – Fondasi (ayat 3-4)
Rasul Paulus menyatakan bahwa fondasi/akar iman mereka ada di dalam kekuatan Allah. Fondasi kita adalah kuasa Allah sendiri. Dan kuasa itulah yang kita perlukan untuk hidup seturut FirmanNya. Kita dipersatukan dengan Kristus melalui percaya kepada Kristus yang mati dan bangkit. Inilah kuasa yang diberikan kepada kita untuk hidup kudus seturut FirmanNya.

2. The Fruit – Buah (ayat 5-9)
Petrus tidak berhenti disitu. Ada buah yang akan dihasilkan dari fondasi/akar itu. Iman yang benar – sebagai fondasi/akar pasti akan mengeluarkan buah. Ini yang Petrus ingatkan, agar iman kita nyata dalam tindakan. Tanda – tanda yang dimulai dengan IMAN dan diakhiri dengan KASIH dalam ayat 5-7 adalah kualitas (tanda-tanda) kehidupan seorang yang percaya kepada Kristus untuk menjadi makin serupa Kristus.

3. The Finish – Garis Akhir (ayat 10-11)
Memandang garis akhir itu sangat diperlukan dalam kehidupan iman kita. Karena segala penderitaan kita sekarang, tidak dapat dibandingkan dengan kehidupan setelah garis akhir itu. Akhir hidup kita ini adalah AWAL bagi kehidupan yang baru. Hidup kekal bersama Tuhan Yesus Kristus. Sebagai orang Kristen kita tidak dapat hidup secara pasif, atau hidup dengan gaya/mode “cruise control”.

Mari kita sungguh-sungguh berusaha agar FONDASI iman kita. menghasilkan BUAH dan kita senantiasa mengarahkan padangan kita ke GARIS AKHIR, yaitu kehidupan bersama Yesus selamanya.

Ringkasan kotbah Ev. Josh Van Der Kooij, tanggal 14 Juli 2019