A Faithful Man

posted in: Sermon | 0

Amsal 20:6 | Pdt. Paulus Surya

  Many a man proclaims his own steadfast love,
    but a faithful man who can find?

 

“Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?” Ayat ini mengingatkan tentang orang yang benar-benar setia jarang ditemukan.

 

I. Mengapa banyak orang beranggapan diri baik, tapi jarang ditemukan yang sungguh-sungguh setia?
1. Pengaruh negatif dari dunia yang berdosa.
Istilah “banyak orang”, terjemahan bahasa Inggris ESV lebih sesuai bahasa aslinya, yaitu “many a man”. Apa artinya? Dalam bahasa Indonesia bisa diterjemahkan “sebagaimana orang banyak, setiap orang (menyatakan kebaikannya)”. Ini menunjukkan bahwa dosa telah membuat banyak orang hidup tidak setia, dan ini memberi pengaruh negatif bagi banyak orang. Jika kita melihat sekeliling kita, kita akan banyak menemukan contoh-contoh orang yang jatuh dalam dosa perzinahan, korupsi, dan dosa-dosa lainnya.

2. Hidup setia memang tidak mudah.
Apa kriteria Alkitab tentang kesetiaan? Yaitu mencakup hidup benar terus-menerus sampai akhir hayat. Mencakup juga hidup yang kelihatan baik bukan cuma di luar tapi juga di dalam hati. Kebenaran yang diucapkan juga yang dilakukan. Melakukan kebenaran Firman Tuhan dengan motivasi yang benar, yaitu untuk memuliakan Tuhan yang telah menyelamatkannya. Dengan pengertian setia seperti ini, maka memang jarang kita temukan orang yang setia.

II. Bagaimana kita bisa hidup setia?
Terus-menerus bersandar kepada Pribadi yang setia. Siapakah yang benar-benar bisa setia secara sempurna? (ayat 6). Dan siapakah yang benar-benar hidupnya bersih tanpa dosa? (ayat 9). Jawabannya hanya Yesus Kristus (lihat 1 Petrus 2:22 & Wahyu 1:5). Dalam Yesus kita dimampukan untuk setia. Dalam Dia, hati kita diperbaharui, kita dibenarkan dan kita disertai oleh Allah Roh Kudus agar dapat bertumbuh untuk hidup setia seperti yang dikehendakiNya.
Mari dengan bersandar kepada Tuhan, kita menjalani hidup makin setia sesuai dengan kehendak Tuhan.

Ringkasan kotbah kebaktian Minggu Pdt. Paulus Surya, 23 Juni 2019

 

Leave a Reply