The Blessed One

posted in: Sermon | 0

Lukas 16:19-31 | Pdt. Erick Kartawijaya

The Rich Man and Lazarus (Listen)

19 “There was a rich man who was clothed in purple and fine linen and who feasted sumptuously every day. 20 And at his gate was laid a poor man named Lazarus, covered with sores, 21 who desired to be fed with what fell from the rich man's table. Moreover, even the dogs came and licked his sores. 22 The poor man died and was carried by the angels to Abraham's side. The rich man also died and was buried, 23 and in Hades, being in torment, he lifted up his eyes and saw Abraham far off and Lazarus at his side. 24 And he called out, ‘Father Abraham, have mercy on me, and send Lazarus to dip the end of his finger in water and cool my tongue, for I am in anguish in this flame.’ 25 But Abraham said, ‘Child, remember that you in your lifetime received your good things, and Lazarus in like manner bad things; but now he is comforted here, and you are in anguish. 26 And besides all this, between us and you a great chasm has been fixed, in order that those who would pass from here to you may not be able, and none may cross from there to us.’ 27 And he said, ‘Then I beg you, father, to send him to my father's house—28 for I have five brothers—so that he may warn them, lest they also come into this place of torment.’ 29 But Abraham said, ‘They have Moses and the Prophets; let them hear them.’ 30 And he said, ‘No, father Abraham, but if someone goes to them from the dead, they will repent.’ 31 He said to him, ‘If they do not hear Moses and the Prophets, neither will they be convinced if someone should rise from the dead.’”

 

Seperti apakah “orang yang diberkati”? Yang kaya atau yang miskin, yang sehat atau yang sakit, yang bersukaria atau yang menderita, yang dihormati atau yang diabaikan? Apakah sama artinya dengan “the blessed one”?

 

1. Dalam kehidupan ini (v.19-21)
Orang kaya dalam illustrasi pengajaran yang Yesus berikan, umumnya dianggap sebagai orang yang diberkati. Dia kaya, sehat dan hidup senang. Tidak diceritakan, siapa namanya dan bagaimana cara dia bisa memperoleh itu. Tetapi yang jelas diceritakan ialah dia tidak peduli terhadap penderitaan dan kebutuhan orang lain, bahkan yang ada di depan matanya. Secara sarkastis Tuhan Yesus menceritakan bahwa anjing saja peduli! (Matius 25:42-45; Roma 11:36; Yakobus 4:16-17).

2. Setelah kehidupan ini (v.22-26)
Kemudian dinyatakan kebenaran bahwa semua orang akhirnya akan mati. Kita tidak diberitahu tentang Lazarus, tapi diceritakan bahwa orang kaya itu dikuburkan. Kita juga tak diberitahu disini, bagaimana Lazarus bisa ada di pangkuan (dekapan) Abraham, tapi orang kaya itu menderita sengsara di alam maut dan minta tolong kepada Bapa Abraham (menunjukkan dia mengenalnya dan keturunannya). Tetapi dinyatakan bahwa dia menerima apa yang seharusnya. ‘Jurang yang tak terseberangi’ menyatakan bahwa keberadaan mereka setelah kematian tidak lagi bisa berubah. (Yohanes 14:6; Galatia 6:7-8; Lukas 6:20-21,24-25).

3. Orang yang sungguh diberkati (v.27-31)
Orang yang hidup di dunia dalam segala kenikmatan, atau orang yang tahu tentang Allah dan janjiNya, belum tentu adalah oaring yang diberkati di sorga. Dari percakapan orang kaya itu dengan Abraham, kita tahu bahwa orang yang diberkati adalah orang yang sungguh-sungguh mendengar dan menanggapi injil/ Firman Allah yaitu dengan bertobat dan percaya kepada Yesus yang telah bangkit dari orang mati itu, serta melakukan kehendakNya. Ingat dan tolonglah mereka yang miskin dan tak berdaya, baik secara jasmani maupun rohani. (Yohanes 3:3; Roma 10:8-10; Yakobus 2:17,26).

Ringkasan kotbah Pdt. Erick Kartawijaya, tanggal 2 Juni 2019

Leave a Reply