Tidak Sedap

posted in: Sermon | 0

Wahyu 3:14-22 | Pdt. Craig Newill

To the Church in Laodicea

14 “And to the angel of the church in Laodicea write: ‘The words of the Amen, the faithful and true witness, the beginning of God's creation.

15 “‘I know your works: you are neither cold nor hot. Would that you were either cold or hot! 16 So, because you are lukewarm, and neither hot nor cold, I will spit you out of my mouth. 17 For you say, I am rich, I have prospered, and I need nothing, not realizing that you are wretched, pitiable, poor, blind, and naked. 18 I counsel you to buy from me gold refined by fire, so that you may be rich, and white garments so that you may clothe yourself and the shame of your nakedness may not be seen, and salve to anoint your eyes, so that you may see. 19 Those whom I love, I reprove and discipline, so be zealous and repent. 20 Behold, I stand at the door and knock. If anyone hears my voice and opens the door, I will come in to him and eat with him, and he with me. 21 The one who conquers, I will grant him to sit with me on my throne, as I also conquered and sat down with my Father on his throne. 22 He who has an ear, let him hear what the Spirit says to the churches.’”

 

Surat kepada gereja di Laodikia ini berisi tentang hal buruk mengenai kondisi kesehatannya. apakah hal buruk itu juga terdapat pada kita?

 

Ini adalah satu dari 7 surat di kitab Wahyu kepada gereja-gereja di daerah Turki Barat. Surat kepada gereja di Laodikia ini berisi tentang hal buruk mengenai kondisi kesehatannya. Surat ini dari Yesus, Amin, Saksi yang benar. Maka apa yang dikatakanNya pasti benar. Jadi perlu diperhatikan, bukan hanya oleh mereka, tapi juga oleh semua gereja, termasuk WPC Bull Creek. Kita perlu meneliti, apakah hal buruk itu juga terdapat pada kita? Surat kepada gereja Laodikia ini dapat dibagi menjadi 3 bagian:

1. The Symptoms – Gejala-nya
Gejalanya, mereka suam-suam kuku, meski mereka sendiri tidak menyadarinya. Tapi Yesus melihatnya dan memberitahu mereka. Tidak dingin dan tidak panas, seperti air mineral dari sumber air panas yang tiba di kota Laodikia dalam keadaan hangat. Mereka hambar, setengah hati dan tak sungguh-sungguh taat/percaya. Karena itu Yesus merasa muak dan akan memuntahkan mereka. Itu adalah pernyataan yang sangat menyedihkan. Yesus muak, karena kasih, penderitaan dan kematianNya, hanya ditanggapi biasa-biasa saja oleh orang Laodikia, hanya sekedar ada saja!

2. The Diagnosis – Diagnosa-nya
Diagnosanya, hal itu terjadi karena orang Laodikia kaya dan mandiri, bisa mencukupkan diri sendiri. Mereka tak perlu bantuan siapapun (v.17). Mereka tidak tahu bahwa sebetulnya diri mereka melarat, malang, miskin, buta, telanjang di mata Tuhan. Tanpa sadar mereka telah menggeser Yesus ke luar dari kehidupan mereka. Yesus berada di luar gereja! Gereja itu giat tapi bukan lagi bagi Yesus. Apakah kita/gereja juga seperti itu?

3. The Treatment – Pengobatan-nya
Pengobatannya gratis karena itu adalah karunia Tuhan. Mereka hanya perlu mengakui membutuhkan Yesus, lalu bertobat dan berubah. Karena hanya Yesus yang mampu menolong pada hari akhir nanti. Harta, prestasi, dan lainnya takkan bisa menolong. Hanya di dalam Yesus kita bisa melihat kebenaran hal itu. Anda tidak mengasihi, bila tidak memberitahu saat orang sedang melakukan kesalahan fatal (v.19). Yesus ingin kita sepenuh hati hidup bagi Yesus. Mulailah dengan membuka hati, bertobat dan berubah! Bila itu tidak dihiraukan, maka kita/gereja akan binasa.

Ringkasan kotbah Rev. Craig Newill, tanggal 28 Januari 2018.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.