Knowing Us

posted in: Sermon | 0

1 Petrus 1:1-2 | Pdt. Paulus Surya

Greeting (Listen)

Peter, an apostle of Jesus Christ,

To those who are elect exiles of the Dispersion in Pontus, Galatia, Cappadocia, Asia, and Bithynia, according to the foreknowledge of God the Father, in the sanctification of the Spirit, for obedience to Jesus Christ and for sprinkling with his blood:

May grace and peace be multiplied to you.

Ditengah aniaya yang dialami orang Kristen oleh kaisar Nero, rasul Petrus menuliskan surat 1 Petrus untuk menguatkan orang-orang percaya. Petrus memulai suratnya dengan mengingatkan identitas diri orang percaya. Kesadaran akan identitas diri kita sebagai orang percaya adalah kunci untuk menjalani hidup yang berkemenangan atas segala masalah hidup sehingga kita dapat hidup bersinar untuk kemuliaan nama Tuhan. Apa saja identitas diri orang percaya yang rasul Petrus ingatkan bagi orang Kristen dalam bagian ini?

Pendatang
“Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang” (ayat 1). Tempat tinggal yang tetap bagi setiap orang percaya adalah di surga bukan di dunia ini. Jadi fokus hidup kita seharusnya bukan pada hal-hal materi atau hal-hal yang sementara di dunia ini. Kecelakaan Air Asia baru baru ini mengingatkan kita bahwa hidup di dunia ini singkat.

Umat pilihan
“Yaitu orang-orang yang dipilih sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita” (ayat 2). Tuhan Yesus pernah berkata bahwa bukan kita yang memilih Dia tetapi Dialah yang memilih kita (Yohanes 15:16). Kesadaran akan hal ini akan membuat kita kuat menghadapi tantangan hidup karena kita makin kuat memiliki relasi dengan Tuhan.

Umat yang dikuduskan
“Dan yang dikuduskan Roh” (ayat 2). Apa artinya kita menjadi umat yang dikuduskan? Kita hidup memiliki tujuan yang berbeda dengan orang-orang dunia. Sebagai orang yang dikuduskan kita seharusnya hidup untuk menyenangkan Tuhan yang telah menyelamatkan kita. Kalau kita diberi kepandaian atau kekayaan, kita pakai semua itu untuk kemuliaan Tuhan. Inilah arti hidup di dalam kekudusan.

Umat yang dipanggil untuk taat pada Yesus
“Supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darahNya” (ayat 2). Arti “menerima percikan darahNya” adalah menerima peneguhan bahwa kita adalah umat Tuhan yang sejati. Dengan kita hidup taat kepada Tuhan, kita akan memiliki iman yang diteguhkan.

Ringkasan kotbah Pdt. Paulus Surya, 4 Januari 2015